<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blank Words &#187; openssh</title>
	<atom:link href="http://chipset.or.id/tag/openssh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://chipset.or.id</link>
	<description>Reza a.k.a chipset - a trash can</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Jun 2010 18:43:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Meningkatkan Keamanan Remote Login &#8211; SSH</title>
		<link>http://chipset.or.id/2008/06/12/meningkatkan-keamanan-remote-login-ssh/</link>
		<comments>http://chipset.or.id/2008/06/12/meningkatkan-keamanan-remote-login-ssh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 09:37:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Reza Iskandar Achmad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[login]]></category>
		<category><![CDATA[openbsd]]></category>
		<category><![CDATA[openssh]]></category>
		<category><![CDATA[openssl]]></category>
		<category><![CDATA[putty]]></category>
		<category><![CDATA[remote]]></category>
		<category><![CDATA[remote login]]></category>
		<category><![CDATA[security]]></category>
		<category><![CDATA[shell]]></category>
		<category><![CDATA[ssh]]></category>
		<category><![CDATA[ssh server]]></category>
		<category><![CDATA[ssl]]></category>
		<category><![CDATA[telnet]]></category>
		<category><![CDATA[telnet program]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.chipset.or.id/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Fasilitas remote login yang memungkinkan user suatu sistem untuk menjalankan  perintah dari jarak jauh, telah berkembang dari waktu ke waktu. Di  satu sisi fasilitas ini memberikan keuntungan bagi user, karena tidak  lagi harus dibatasi oleh lokasi, namun di sisi lain fasilitas ini  membuka celah bagi tangan-tangan jahil untuk mengacaukan sistem.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fasilitas remote login yang memungkinkan user suatu sistem untuk menjalankan  perintah dari jarak jauh, telah berkembang dari waktu ke waktu. Di  satu sisi fasilitas ini memberikan keuntungan bagi user, karena tidak  lagi harus dibatasi oleh lokasi, namun di sisi lain fasilitas ini  membuka celah bagi tangan-tangan jahil untuk mengacaukan sistem.</p>
<p>Sejak penggunaan telnet sebagai program remote login ditinggalkan,  secara de facto ssh merupakan program remote login yang paling banyak  digunakan, karena ssh yang relatif lebih aman dibanding dengan metode  lainnya. Namun demikian bukan berarti ssh menjamin sepenuhnya tidak  akan terjadi penyusupan. Oleh karena itulah tulisan ini dibuat untuk  lebih meningkatkan keamanan remote login menggunakan ssh.<br />
<span id="more-27"></span></p>
<p>Tulisan ini mengasumsikan pembaca sudah terbiasa paling tidak menggunakan  ssh client untuk melakukan sesi remote login. Bagi pembaca yang belum  terbiasa menggunakan ssh client, silahkan berkonsultasi dengan manual  page ssh(1).</p>
<p>Uraian yang disampaikan dalam tulisan ini meliputi bagian yang diperuntukkan  bagi administrator sistem dan bagian untuk user ssh client. Bagian  untuk para administrator membahas perubahan konfigurasi ssh di sisi  server. Sedangakan bagian untuk user ssh client, menjelaskan bagaimana  cara menyesuaikan penggunaan ssh client sebagai akibat perubahan yang  dilakukan oleh administrator.<br />
<script type="text/javascript">
google_ad_client = "pub-9754774391860451";
/* page_inside */
google_ad_slot = "4183755778";
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
google_language = "en";
</script><br />
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script></p>
<h1><a name="SECTION00020000000000000000"> SSH</a></h1>
<p>SSH(ssh client) adalah program yang digunakan &#8220;log-in&#8221; ke suatu  mesin lain. Dengan SSH, user dapat meng-eksekusi perintah-perintah  yang tersedia di mesin lain tersebut. SSH ditujukan sebagai pengganti  rlogin dan rsh, untuk menyediakan komunikasi yang aman dan ter-enkripsi  antara dua host menggunakan jaringan yang seperti kita tahu tidak  aman.</p>
<p>Seperti yang disebutkan sebelumnya, di sini terjadi interaksi antara  dua &#8220;untrusted&#8221; host. Salah satu dari kedua untrusted host tersebut  bertindak sebagai &#8220;SSH server&#8221;, sedangkan yang lainnya  sebagai &#8220;SSH client&#8221;. SSH server host menjalankan sebuah  program daemon yang bernama sshd untuk memberi layanan log-in, sedangkan  SSH client host menggunakan program SSH client (selanjutnya hanya  akan digunakan ssh untuk menyebut SSH client) untuk meng-akses sshd.</p>
<p>Kedua ssh dan sshd, pada distrubusi UNIX like seperti BSD dan GNU/Linux  hampir dipastikan telah tersedia pada instalasi standart. Pada BSD  dan GNU/Linux, distribusi paket ssh biasanya menggunakan OpenSSH.  Begitu pula pada tulisan ini, mengasumsikan anda menggunakan OpenSSH  sebagai paket penyedia ssh dan sshd.</p>
<h1><a name="SECTION00030000000000000000"> OpenSSH</a></h1>
<p>OpenSSH yang merupakan software FREE hasil kerja tim OpenBSD yang secara de facto, OpenSSH menjadi standar  fasilitas &#8220;remote login&#8221; pada sebagian besar OS UNIX like. Sebut  saja, OpenBSD dan FreeBSD serta semua distribusi GNU/Linux, semuanya  menggunakan OpenSSH. OpenSSH menyediakan dukungan kedua protokol SSH  versi 1 dan versi 2 sebagai media komunikasi aman dan ter-enkripsi  yang terjadi antara ssh dan sshd.</p>
<p>Tulisan ini tidak akan membahas secara mendalam mengenai protokol  SSH versi 1 dan versi 2. Tulisan ini juga tidak akan menjelaskan cara  instalasi OpenSSH. Bagi anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai  spesifikasi Protokol SSH silahkan berkonsultasi dengan manual page  ssh(1) dan sshd(8). Begitu pula bagi anda yang tertimpa nahas tidak  memiliki instalasi OpenSSH pada sistem, silahkan berkonsultasi dengan  file INSTALL dan README yang tersedia bersama dengan distribusi source  code OpenSSH.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chipset.or.id/2008/06/12/meningkatkan-keamanan-remote-login-ssh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
